previous arrow
next arrow
Slider

Lima, Peru : Dalam rangka memperkenalkan dan mendekatkan ASEAN dengan warga Peru, Kamis, 5 September 2019 ASEAN Committee in Lima (ACL) yang beranggotakan Indonesia, Malaysia dan Thailand telah menyumbangkan 54 buah buku kepada Pusat Studi Asia Universitas San Marcos (Centro de Estudios AsiaticosUniversidad Nacional Mayor de San Marcos / UNMSM), universitas tertua di Amerika, untuk dipajang di ASEAN corner UNMSM. UNMSM merupakan universitas tertua di Amerika dan universitas pertama di Peru yang menerima sumbangan buku dari ACL serta membuka ASEAN Corner.

Acara yang dihadiri oleh Duta Besar Indonesia, Duta Besar Thailand, Charge de affairs Malaysia, staf dari ketiga kedutaan, serta sejumlah dekan dan dosen UNMSM ini, diawali dengan sambutan dari Ketua Pusat Studi Asia Profesor Carlos Aquino. Dalam sambutannya, Profesor Aquino menyampaikan apresiasinya kepada ACL dan mengakui bahwa saat ini, belum banyak warga Peru yang mengenal negara-negara di Asia Tenggara. Secara spesifik, disampaikan bahwa tidak banyak warga Peru yang mengetahui Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, perekonomian terbesar di Asia Tenggara dan tercepat di dunia.  Oleh sebab itu, Profesor Aquino mengatakan bahwa ASEAN Corner dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang kawasan Asia Tenggara.

Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Thailand, Kesanee Palanuwongse selaku ketua ACL berharap, tersedianya literatur tentang ASEAN dapat mendekatkan ASEAN dengan Peru, meningkatkan kerjasama pendidikan Peru – ASEAN, maupun Peru – Indonesia, Malaysia dan Thailand secara terpisah.

Selanjutnya, wakil Rektor UNMSM Elizabeth Canales Aybar dalam sambutannya menyampaikan apresiasai dan terima kasihnya kepada ACL, secara khusus kepada Indonesia, Malaysia dan Thailand yang telah menyumbangkan beragam literatur guna memperkaya pengetahuan civitas akademika UNMSM.

Sebagai bentuk penghargaan atas upaya dalam mendukung kemajuan pendidikan bagi civitas akademika UNMSM, universitas memberikan piagam dan pin penghargaan kepada Duta Besar dan Charge de affairs.

KBRI Lima menyumbangkan empat belas buku mengenai seni budaya Indonesia, potensi pariwisata Indonesia, kamus Spanyol-Indonesia, keunggulan kopi Indonesia, Majalah Belleza Indonesia terbitan KBRI Lima dan lain-lain. (Sumber : KBRI Lima) ​​​

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest