previous arrow
next arrow
Slider

Lima, Peru : Pada tanggal 5 – 6 Oktober 2019, KBRI Lima telah berpartisipasi pada kegiatan Feria Sabores y Culturas del Mundo yang diselenggarakan oleh organisasi Voluntariado Ministerio de Relaciones Exteriores (MRE) – Perú, dibawah pimpinan istri Menteri Luar Negeri Peru. Selain untuk memperkenalkan beragam budaya dari masing-masing negara yang ikut berpartisipasi, kegiatan juga bertujuan untuk membantu warga Peru yang terkena dampak musim dingin ekstrim di wilayah Puno.

Hadir pada cara pembukaan, mantan Menteri Luar Negeri Peru Nestor Popolizio, dan Kepala Perwakilan beberapa negara seperti Indonesia, Ekuador, EU, Vatican, dll, serta walikota Miraflores. Ibu Irma Popolizio selaku ketua Voluntariado Ministerio de Relaciones Exteriores (MRE) – Perú, secara resmi membuka kegiatan pada tanggal 5 Oktober , menyampaikan apresiasinya yang sangat mendalam kepada semua peserta, khususnya perwakilan asing di Peru yang  ikut berpartisipasi. Ia berharap, acara ini tidak hanya dapat membantu warga Puno tapi juga dapat memperkenalkan warga Peru dengan sejumlah kebudayaan yang baru.

Sesuai dengan nama kegiatan, Feria Sabores y Culturales del MundoFestival of Culture and Flavors of the World, festival ini menghadirkan budaya dan kuliner dari 20 negara antara lain, Indonesia, Thailand, China, Malaysia, Maroko, India, Italia, Palestina, Ekuador, Australia, Meksiko, Qatar, Rusia, Afrika Selatan, Brasil, EU, Paraguay, Chile, Colombia dan Guatemala, serta restoran dan perwakilan regional Peru. Partisipasi Indonesia diisi dengan penampilan tarian Serampang dua belas dan Bajidor Kahot yang mendapatkan sambutan hangat dari pengunjung.

Selain tarian, Indonesia juga mempromosikan pariwisata, budaya, dan kuliner pada stand yang dipadati pengunjung selama dua hari berturut-turut. Stand Indonesia menawarkan koleksi Batik untu laki-laki dan perempuan, jajanan pasar seperti kue Putu Ayu, Risoles, Dadar Gulung, kue Lumpur, Nata de coco dan Bakso. Kue Lumpur dan Dadar Gulung menjadi primadona yang digemari warga Peru, dan Batik dengan corak dan warna cerah menjadi idola para penunjung. (Sumber : KBRI Lima)​

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest