Indonesia dan Peru merencanakan untuk melakukan perundingan perjanjian dagang (trade agreement). Untuk persiapan perundingan tersebut delegasi Indonesia dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Luar Negeri dan KBRI Lima melakukan pertemuan persiapan (preparatory meeting) dengan Kementerian Perdagangan Luar Negeri dan Pariwisata (Ministerio de Comercio Exterior y Turismo/Mincetur) pada tanggal 16 Oktober 2017. Pertemuan dilangsungkan di Mincetur. Ketua Delegasi Mincetur adalah Direktur Asia, Oceania dan Afrika. Ketua Delegasi RI adalah Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan.

Pertemuan persiapan dilakukan berdasarkan hasil pertemuan Menteri Perdagangan RI dan Menteri Mincetur pada pertemuan tingkat menteri perdagangan APEC, 21 Mei 2017, di Da Nang, Vietnam. Pertemuan persiapan di Mincetur membahas Kerangka Acuan (Term of Refernce/TOR) yang diusulkan Indonesia, mencakup hal-hal teknis mengenai persiapan perundingan seperti jadwal perundingan, isi perjanjian, ruang lingkup dan bentuk perjanjian. Sebagai perjanjian dagang, Peru pada waktu awal menginginkan perjanjian yang akan disepakati merupakan Preferential Trade Agreement (PTA) yang ditekankan pada perdagangan. Namun, terdapat pula keinginan Peru untuk membuat perjanjian dagang yang mencakup aspek lain seperti jasa dan investasi.

Pertemuan di Lima dimaksudkan sebagai persiapan untuk dimulainya perundingan. Apabila persiapan teknis berhasil dicapai, maka kedua negara akan dapat melakukan perundingan. Diharapkan jika memungkinkan Indonesia dan Peru dapat melakukan perundngan pada awal tahun depan.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest