​Lima, Peru : “Sebagai mitra yang baik, sudah selayaknya kita membantu negara-negara mitra yang membutuhkan”. Demikian dikatakan oleh Duta Besar RI untuk Peru merangkap Bolivia, Marina Estella Anwar Bey, dalam acara serah terima dengan pihak Istana Kepresidenan yang diwakili oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Populasi Rentan Peru (MIMP) serta staf Kantor Kepresidenan.

Sebagaimana diketahui penetapan Covid-19 sebagai pandemi global oleh WHO, dan ditemukannya kasus Covid-19 di Peru, Minggu, tanggal 15 Maret 2020 Presiden Peru, Martin Vizcarra, telah memberlakukan status keadaan darurat nasional  di seluruh wilayah di Peru. Darurat nasional yang direncanakan berakhir pada tanggal 30 Maret, diperpanjang setiap 2 minggu, hingga Jumat, 22 Mei 2020 Presiden mengumumkan perpanjangan status ini hingga tanggal 30 Juni 2020. Pemberlakuan status ini tentu berdampak pada seluruh masyarakat Peru maupun warga Indonesia yang berdomisili di Peru.

Dengan adanya status darurat nasional, pemerintah Peru juga menetapkan sejumlah kebijakan yang mempengaruhi aktivitas masyarakat, antara lain seperti; menutup semua kantor pemerintah dan swasta, dan tempat-tempat umum seperti kolam renang, pantai, taman, pusat kebugaran, restoran, hotel, tempat hiburan lainnya, juga diwajibkan seluruh masyarakat yang berada di Peru untuk berada dirumah, melarang masyarakat berkumpul dan beraktivitas secara berkelompok, menutup seluruh perbatasan wilayah Peru baik darat, laut dan udara kecuali untuk kargo dan barang komersil. Pemerintah hanya mengijinkan pelayanan umum seperti pasar, supermarket, bank, pom bensin, rumah sakit, apotek dan pelayanan publik lainnya tetap beroperasi. Pemerintah selanjutnya menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dan layanan masyarakat dan memberikan bantuan langsung tunai kepada warga Peru.

Menanggapi adanya lockdown ini, sebagai perwakilan RI di Peru, KBRI Lima berperan aktif dalam memprioritaskan perlindungan WNI serta menjadi negara mitra yang baik bagi Peru. Sebagai negara mitra, KBRI Lima menunjukkan solidaritasnya kepada Pemerintah dan masyarakat Peru melalui pemberian sumbangan.  Pada tanggal 27 Mei 2020, Duta Besar RI untuk Peru dan Bolivia, Marina Estella Anwar Bey menyerahkan bantuan berupa beras sebanyak 250 kg melalui aksi sosial Istana Presiden Peru, dibawah kepemimpinan Ibu Negara, Maribel Diaz Cabello, bekerjasama dengan beberapa instansi terkait seperti Kementerian Kesehatan, Badan Penanggulangn Bencana Peru (Indeci), dan lain-lain.  Duta Besar berharap bantuan ini dapat membantu pemerintah Peru, khususnya masyarakat Peru yang terkena dampak Covid-19. “Pandemi Covid-19 berdampak pada seluruh dunia, termasuk Indonesia dan Peru. Untuk itu, sebagai mitra dan teman, sudah selayaknya kita saling membantu, dengan tetap mengedepankan perlindungan WNI “, ungkap Duta Besar Estella. (Sumber : KBRI Lima)​

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest