Mulai tanggal 26 Januari 2021, Pemerintah Peru mengumumkan aturan baru mengenai status darurat kesehatan nasional, dan membagi wilayah-wilayah Peru ke dalam 3 kategori level darurat kesehatan, yaitu : resiko tinggi, sangat tinggi, dan ekstrim yang dievaluasi tiap 14 hari.

Semua WNI kami himbau agar mematuhi peraturan-peraturan berikut:

Wilayah resiko ekstrim: Lima metropolitan, Lima province, Callao, dan beberapa provinsi berikut Huaraz (Ancash), Ica dan Chinca (Ica), Huamanga (Ayacucho), Huancavelica dan Tayacaja (Huancavelica), Canchis (Cusco), Tarma, Yauli, Chancamayo, Satipo, Huancayo (Junin), Maynas (Loreto), Oxampampa (Pasco), Provinsi Puno, Tacna.

  • jam malam: 9 malam hingga 4 pagi
  • hari Minggu dilarang keluar rumah kecuali 1 jam untuk berbelanja
  • transportasi darat antar-provinsi, untuk perjalanan lebih dari 5 jam harus ada test covid
  • transportasi darat antar-provinsi, untuk perjalanan kurang dari 5 jam tes covid tidak diperlukan namun kapasitas diizinkan hanya 50%.
  • Bank buka dengan kapasitas 40%, toko 20-40%, restoran 30%,
  • tempat ibadah, stadion, fasilitas kebugaran, pantai, bioskop tutup

Wilayah resiko sangat tinggi: Loreto (kecuali Maynas), Ancash (kecuali Huaraz), Ayacucho (kecuali Huamanga), Cusco (kecuali Canchis), Huancavelica (kecuali Tayacaja dan Huancavelica), Huanuco, Nazca, Palpa, Pisco, Junin, Yauli, Jauja, Concepcion, Puno (kecuali provinsi Puno), Canta, Canete, Yauyos, Oyon, Tarata, Candrave.

  • jam malam: 9 malam hingga 4 pagi
  • hari Minggu kendaraan pribadi dilarang
  • transportasi darat antar-provinsi, untuk perjalanan lebih dari 5 jam, kapasitas 50%
  • transportasi darat antar-provinsi, untuk perjalanan kurang dari 5 jam, kapasitas diizinkan 100%
  • Bank buka dengan kapasitas 50%, toko 30-50%, restoran 30-40%,
  • tempat ibadah 20%
  • fasilitas kebugaran, pantai, bioskop tutup

Wilayah resiko tinggi: Madre Dios, Ucayali, San Martin, Piura, Lambayeque, La Libertad, Cajamarca

  • jam malam: 10 malam hingga 4 pagi
  • hari Minggu kendaraan pribadi dilarang
  • transportasi darat antar-provinsi bebas
  • Bank buka dengan kapasitas 60%, toko 60%, restoran 50-60%,
  • tempat ibadah 30%
  • fasilitas kebugaran, klub olahraga, bioskop 30-40%

BANDARA DAN PENERBANGAN

Jorge Chavez International Airport tetap buka namun beberapa penerbangan internasional seperti dari Brazil masih tutup. Untuk informasi lebih lanjut dapat mengakses  https://www.lima-airport.com/eng.

Penumpang penerbangan internasional dan Penumpang penerbangan domestik dari wilayah resiko ekstrim wajib memiliki hasi tes covid PCR atau antigen negatif yang dilakukan 72 jam sebelum keberangkatan.

Anak di bawah 12 tahun tidak diwajibkan memiliki hasil tes covid untuk terbang domestik namun perlu menunjukan surat keterangan sehat dari dokter.

Faceshield dan masker wajib dipakai selama berada di bandara dan pesawat.

Seluruh penumpang wajib mengisi afidaffit atau declaracion jurada dapat diunduh di https://e-notificacion.migraciones.gob.pe/dj-salud/)

ATURAN KARANTINA

Seseorang yang tiba di Peru wajib karantina selama 14 hari.

Karantina dapat dilakukan secara mandiri dengan persetujuan petugas di lapangan pada saat kedatangan di Peru. Karantina mandiri dilakukan dengan biaya pribadi.

Jika kunjungan di Peru kurang dari 14 hari, maka orang tersebut dapat mengambil tes PCR baru di hari ke-6 karantina dan mengajukan Alta Epidemeológica (AE) dari Kementerian Kesehatan Peru (MINSA) untuk dapat melanjutkan perjalanan atau aktifitasnya.

Daftar lab yang disetujui MINSA terkait tes PCR untuk kepentingan di atas dapat ditemukan di  http://www.digemid.minsa.gob.pe/main.asp?Seccion=967

NOMOR DARURAT COVID-19

Bila memiliki gejala covid-19 dapat menghubungi: 113, atau mengirim WhatsApp ke +51-952-842-623, atau email ke infosalud@minsa.gob.pe.  untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut. Komunikasi dengan petugas terkait dilakukan dalam bahasa Spanyol.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest